Wednesday, August 20, 2014

Pengalaman Praktek Kerja Industriku

Sekolah saya, SMK 30 mengwajibkan siswa-siswinya yang sudah kelas 11 untuk menjalankan kerja praktek industri ketika semester 2. Saya memulai praktek kerja industri saya pada 1 Januari, awal tahun baru 2014. Tempat kerja praktek saya adalah franchise restoran asal luar Amerika, Outback Steak House. Di hari pertama, saya bersama tiga siswa/i lain diberikan sedikit briefing oleh managernya dan pegawai lain. Pada saat itu juga telah ditentukan pada posisi pertama saya adalah dilatih menjadi seorang server. Setelah briefing tersebut kami diperkenalkan ke pegawai-pegawai Outback Steak house yang lain. Mulai dari hari itu,  perjalanan hidupku akan menjalani perubahan drastis dan sedikit saya tahu saya akan melalui banyak suka dan duka sepanjang 6 bulan saya disana.
 
Pada bulan pertama dan kedua saya dilatih untuk menjadi seorang server di Outback Steak House. Disana saya diberi cara untuk melayani tamu-tamu baik domestik maupun luar negeri. Awal bulan januari tidak terlalu banyak tamu karena mereka sedang menikmati liburan mereka diluar kota. Saat itu adalah waktu yang sempurna untuk saya  belajar karena tidak terlalu banyak tamu yang datang dan ada waktu untuk saya menyesuaikan diri. Saya paling senang menangani tamu luar negeri karena dapat melatih kemampuan bahasa inggrisku. Disana saya membuat beberapa koneksi ke tamu-tamu reguler disana, dan beberapa dari mereka berasal dari luar negeri. Saya memang tidak sempurna dan beberapa kali membuat kesalahan, tapi saya tetap berusaha.
 
Sebelum bulan kedua saya berakhir, saya diberi kesempatan untuk menjadi bartender di Restoran itu. Disana saya belajar tentang ilmu mengelola bar dan meracik minuman alkohol maupun non-alkohol. Saya menikmati posisi saya disana sebagai bartender karena tidak terlalu banyak berinteraksi dengan tamu yang banyak. Karena sudah memasuki bulan ketiga saya, saya telah menciptakan suatu hubungan dengan para pegawai disana, baik para server, manager, and koki disana. Ketika tidak terlalu banyak tamu atau sedang sepi, mereka sering bergurau ria dengan sesama. Tidak banyak tempat kerja yang membiarkan itu terjadi, jadi itu memberikan suatu nuansa yang baru untuk saya karena saya berpikir bahwa tempat kerja adalah tempat untuk selalu serius. Disana juga tidak ada stigma dan diskriminasi antara para server, manager, dan koki, semua bergaul dengan baik. Mereka bahkan mengadakan futsal bersama setiap malam selasa. Saya diajak beberapa kali, tapisaya menolaknya dengan sopan.
 
Waktu berlalu dengan cepat dan bulan ke-4 telah datang. Pada saat itu, posisi saya diubah ke daerah kitchen. Disana saya belajar di daerah preparation (mereka biasanya menyiapkan bahan-bahan yang setengah matang agar bisa dimasak lagi sampai matang di daerah Line (dapur depan) agar cepat jadi pesanannya. Mereka juga menyiapkan berbagai macam saus, dressing, dan masih banyak lagi. Lalu saya juga sempat ditempatkan di daerah cold kitchen dan Bloom section. Disana saya belajar membuat berbagai macam appetizer, salad, dan membantu membuat french fries untuk pesanan main course yang memakai french fries. Sama dengan para server, koki disana juga sering bergurau dengan sesama ketika sedang sepi atau tidak banyak pesanan.
 
Dengan cepatnya datang bulan ke-6 dan terakhir saya bekerja di Outback Steak House. Beberapa hari sebelum hari terakhir praktik kerja industri saya, para manager dari tiga cabang Outback Steak House di Jakarta mengadakan pesta perpisahan dan terima kasih kepada murid-murid sekolah saya, walaupun kita para murid yang seharusnya berterima kasih. Disana kami makan bersama dengan para manager dan figur-figur penting outback beserta para penanggung jawab sekolah kami. Kami ada saling mengucapkan selamat tinggal dan terima kasih kepada para manager-manager dan figur penting outback lainnya. Lalu datanglah hari terakhir saya disana. Saya mengucapkan terima kasih kepada para pegawai outback cabang saya dan mengatakan bahwa saya akan kembali lagi ke sana, baik untuk bekerja paruh waktu atau sebagai tamu disana. Dan dengan selesai jam bekerja saya, maka waktu saya kerja praktik industri telah mencapai akhirnya.
 
Bekerja sambil belajar disana merupakan pengalaman yang tak akan terganti untuk saya. Saya telah bertemu dan membuat suatu hubungan dengan para pegawai dan tamu disana. Walaupun bekerja disana bukanlah impian saya, tapi saya merasa terhormat untuk dapat bekerja disana. Saya sangat terkesan dengan restoran tersebut dan saya yakin bahwa mereka akan tetap sukses dimasa yang akan datang. Semoga restoran Outback Steak House terus mengalami kemajuan dan tetap berkembang di seluruh Indonesia. Terima Kasih Outback Steakhouse. Sekian dan terima kasih.

No comments:

Post a Comment